ADIWIYATA
A. Pengertian dan tujuan Adiwiyata
ADIWIYATA
mempunyai pengertian atau makna sebagai tempat yang baik dan ideal
dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta
etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan
hidup kita dan menuju kepada cita‐cita
pembangunan berkelanjutan. Tujuan program Adiwiyata adalah mewujudkan
warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan
pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik untuk
mendukung pembangunan berkelanjutan
Pelaksanaan Program Adiwiyata diletakkan pada dua prinsip dasar berikut ini;
Untuk mencapai tujuan program Adiwiyata, maka ditetapkan 4 (empat) komponen program yang menjadi satu kesatuan utuh dalam mencapai sekolah Adiwiyata. Keempat komponen tersebut adalah;
Tim Penilai Adiwiyata pun terdiri dari berbagai pemangku kepentingan yaitu: Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Departemen Pendidikan Nasional, LSM yang bergerak di bidang lingkungan, Jaringan Pendidikan Lingkungan, Perguruan Tinggi, Swasta dll. Sedangkan Dewan Pengesahan Adiwiyata terdiri dari Pakar Lingkungan, Pakar Pendidikan Lingkungan, wakil dari Perguruan Tinggi dlsbnya.
Cara Memasang Jam di Blog
www.clocklink.com
Berikut cara memasang widget Jam di blogger
- Pertama kunjungi www.clocklink.com
- lalu klik pada menu Gallery (disitu kita bisa memilih kategori-kategori yang ingin kita pilih)
- sebagai contoh kategori analog kita pilih,
- kemudian klik view html tag pada kotak di bawah jam yang kita pilih lalu akan timbul halaman baru di window baru. disitu nanti kita ada ketentuan-ketentuan yang memakai bahasa inggris,
- langsung aja kita pilih accept
- Selanjutnya kita diminta memilih warna (color), {time zone untuk Waktu Indonesia Bagian Barat sebaiknya memilih JOG : Jogyakarta Indonesia Time (GMT + 07.00)} serta jangan lupa tuliskan ukuran (size) jam agar sesuai dengan sidebar tempat meletakan jam itu nantinya. Dapat juga diatur kemudian.
- Copy seluruh kode HTML kemudian disimpan di komputer kita contoh pada notepad.
- Silahkan login ke blogger dengan ID anda
- Klik Tata Letak
- Klik tab Elemen Halaman
- Klik Tambah Gadget
- Klik tanda plus (+) untuk HTML/Javascript
- Copy paste kode yang kita taruh di notepad tadi ke dalam kolom konten yang tersedia
- selesai
Puisi untuk IBU
merawatku
membesarkanku
mendidikku
hingga diriku telah dewasa
Ibu...
adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam
Ibu...
adalah wanita yang penuh perhatian
bila aku sakit
bila aku terjatuh
bila aku menangis
bila aku kesepian
Ibu...
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karena aku
Aku yang selalu merepotkanmu
aku yang selalu menyita perhatianmu
aku yang telah menghabiskan air susumu
aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu
Ibu...
engkau menangis karena aku
engkau sedih karena aku
engkau menderita karena aku
engkau kurus karena aku
engkau korbankan segalanya untuk aku
Ibu...
jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terbeli
jasamu tiada akhir
jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga
Ibu...
hanya do'a yang bisa kupersembahkan untukmu
karena jasamu
tiada terbalas
Hanya tangisku sebagai saksi
atas rasa cintaku padamu
Ibu..., I LOVE YOU SO MUCH
juga kepada Ayah...!!!
R3seP piZza
Merpati Cinta
Malam ini begitu hening, yang kulihat hanyalah bintang-bintang yang
bertaburan menggantung di langit. Aku sendirian duduk di rerumputan
yang halus di tepi Danau dengan buliran air mata yang terus mengalir
membasahi pipiku. Aku kesepian, karena aku hidup di dunia ini hanya
sebatang kara dan bagiku tiada lagi tawa kebahagiaan yang ada hanyalah
kesendirian dan kepenatan hidup yang selalu menemani hari-hariku ini.
“Mengapa? Mengapa aku tidak pernah merasakan kebahagiaan. Kenapa semua
orang yang kucintai meninggalkanku?” teriakanku sambil melempar
batu-batu kecil ke Danau. Aku menangis semakin menjadi-jadi, aku rindu
keluargaku yang telah lama meninggalkanku sendirian di dunia ini.
Aku tergagap karena karena satu burung merpati kecil hinggap di bahuku
dan kulihat ada sepucuk surat deng kertas berwarna merah muda yang di
ikatkan pada kaki kanan burung merpati itu. Aku pun memegang burung
merpati itu lalu kubelai lembut sambil tersenyum manis.
“Kamu burung cantik! Mana temanmu?” tanyaku sambil tersnyum
Aku pun melepaskan ikatan surat itu pada kaki burung Merpati lalu kubuka dan membaca nya.
“Janganlah kamu terus bersedih Prinses. Masih banyak 0rang yang sayang
sama kamu. Aku yakin suatu saat akan ada seorang pangeran yang akan
menjemputmu dan mencintaimu dengan tulus” isi surat nya membuatku
kaget. Aku mengernyitkan kening tak mengerti dan banyak pertanyaan
tertumpuk di otakku. Dan tiba-tiba detak jantungku berdegup kencang
padahal sebelum nya aku tidak pernah merasakan ini semua.
“Siapa pengirim surat ini ya? Tapi siapa pun dia makasih ya karena kamu
udah buat aku senang” kataku sambil tersnyum paling bahagia sedunia
Burung itu pun melepaskan diri dari genggamanku ia terbang bebas ke
udara. Aku pun segera berdiri lalu menoleh ke belakang dan kulihat
seorang laki-laki memakai celana Jeans Jaket Serta Sepatu Putih masuk
ke mobil BMW berwarna merah lalu berlalu pergi dengan mobil nya. Aku
murung hatiku kesal karena tidak bisa melihat wajah laki-laki itu. Dan
jantungku berdegup kencang membayangkan laki-laki tadi yang kulihat
hanya dari belakang.
“Semoga ini bukan pertama dan terakhir kali nya aku melihat cowok tadi” pintaku dengan wajah memelas
Kian lama hatiku mulai tenang dan senyuman selalu terlukis di bibirku
setiap hari karena setiap hari Burung Merpati kecil itu selalu datang
menemuiku dan membawakan surat yang berbeda setiap hari nya. Isi surat
itu selalu membuatku bahagia, walaupun aku tidak tahu siapa sebenarnya
pengirim surat itu.
“Siapa sebenar nya pengirim surat cinta itu? Aku yakin dia cowok tapi
kenapa aku selalu merasakan dia ada di dekatku” tanyaku sambil
memandangi surat-surat yang tertata rapi di meja belajarku
Keesokan harinya seisi Kampus gempar membicarakan Mahasiswa baru yang
katanya Cool, ganteng dan juga seorang penyangi. Aku hanya
mengernyitkan kening tak mengerti berdiri di dekat fakultas Sastra
fakultasku.
“Sinta! Kok kamu seneng banget. Ada apa si?” tanyaku penasaran kepada teman fakultasku yang berdiri di depanku
“Ya ampun Olivd masa kamu nggak seneng kan dia Artis terkenal. Aku mau
banget jadi pacar nya” Jawab Sinta sambil tersenyum dan menatapku
Aku menggeleng-gelengkan tak mengerti maksud pembicaraan Sinta. Tak
lama kemudian Mahasiswi-mahasiswi berlarian sambil berteriak histeris
ke arahku.
“Waduhh…. Kok cewek-cewek pada nyamperin aku?” tanyaku tak mengerti
“Sumpah perfect banget” kata cewek-cewek itu dan juga Sinta serentak yang berdiri di depanku dan menatapku
“Kalian pada kenapa si?” tanyaku polos
Aku pun tersipuh malu lalu menundukkan kepalaku untuk menghindari
tatapan mereka yang begitu dalam ”Hey! Apa kabar Olive?” Ucap
seorang laki-laki sambil memegang bahuku dari belakang
“Siapa si?” tanyaku kesal
Aku pun segera menoleh ke belakang. Aku tergagap karena kulihat seorang
laki-laki sangat tampan melempar senyum termanisnya ke arahku. Aku
terdiam dan jantuhku kembali berdegup kencang.
“Hi… Kenalin aku Reno Mahasiswa baru” sambil mengulurkan tangan nya
“Olive!” kusambut tangan nya dg tersnyum
Aku tergagap karena Burung Merpati Yang biasa menemaniku terbang ke arahku lalu ia hinggap di bahu Reno.
“Cantik! Pinter kamu sayang!” kata Reno pada Burung itu
“Reno! Kamu kenal sama burung itu?” tanyaku penasaran
“Ini Burung aku, prinses!” Kata nya lalu berlalu pergi
Aku tak menyangka Burung yang selama ini menemaniku adalah milik Reno.
Aku pun berlari mengejar Reno. Dan kami saling menatap di taman
belakang kampus. “Jadi surat yang selama ini aku trima dari kamu”
kataku
“Iya! Dari awal aku melihat kamu Di Danau itu aku sudah mencintai kamu.
Maka nya aku kirim Merpati Cintaku buat kamu” kata Reno sambil tersnyum
“Aku juga dari awal udah cinta sama pangeran Merpati” kataku
“Jadi kamu mau trima Cinta aku!”
“Iya”
Reno pun merangkulku dan kami membelai merpati itu dengan lembut.






